PPID Balai Pengujian Standar Instrumen Lingkungan Pertanian

Kementerian Pertanian Republik Indonesia

PPID Balai Pengujian Standar Instrumen Lingkungan Pertanian

Kunjungan Gyeongsang National University (GNU), Korea dan IPB




BSIP Lingkungan Pertanian menerima kunjungan dari Gyeongsang National University (GNU), Korea dan IPB yang diwakili oleh Prof. Pil Joo Kim, Dr. Snowie Galgo dan Aulya Rahma. Tamu disambut oleh Kepala BSIP Lingtan Agus Hasbianto, PhD Bersama dengan Dr. Miranti Ariani dan Ali Ramono, M.Biotech. Kunjungan ini adalah dalam rangka mempersiapkan kerjasama Pengujian Pengaruh Pupuk Silika terhadap Hasil Padi dan Emisi Gas Metana yang di danai oleh POSCO Korea. POSCO sendiri adalah sebuah produsen baja. Produksi baja menghasilkan produk samping berupa limbah padat pencemar lingkungan yang biasa disebut terak baja (steel-slag). Limbah ini dengan kandungan silikat yang tinggi, melalui proses lanjut menghasilkan pupuk berbasis silikat yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman terutama padi. 

GNU Bersama dengan IPB dan BSIP Lingtan melakukan inisiasi untuk menguji efektivitas pupuk silika berbasis terak baja ini sebagai bahan pembenah tanah di beberapa tipologi lahan sawah di Indonesia. Pada kunjungan hari ini, tamu diajak untuk melihat secara langsung ke fasilitas laboratorium pengujian yang ada di BSIP Lingtan, dilanjutkan sesi diskusi. Secara rinci dijelaskan oleh Prof. Kim pada sesi diskusi bahwa kegiatan ini mempunyai tujuan akhir untuk mengembangkan factor skala emisi CH4 dari penggunaan pupuk silika di Indonesia.
 
Faktor emisi dan faktor skala gas rumah kaca ini sangat penting dalam proses perhitungan emisi gas rumah kaca nasional mendukung komitmen Perjanjian Paris untuk mengatasi dampak perubahan iklim secara bersama-sama.